Difference between revisions of "Cegah Wabah Departemen Peternakan Thailand Perketat Impor Daging"

From SEDS-USA Wiki
Jump to navigation Jump to search
m
m
Line 1: Line 1:
SariAgri - Direktorat Jenderal Departemen Pengembangan Peternakan Thailand telah memberlakukan kontrol ketat pada impor daging untuk mencegah masuknya hewan berpenyakit ke negara itu.<br /><br /> [http://digitaldentalsolutions.net/members/soundplay10/activity/179000/ perdagangan internasional muncul akibat adanya kesamaan dalam] <br /><br />Direktur jenderal Sorawit Thanito mengatakan bahwa dia telah memerintahkan inspektur dan pejabat karantina nasional untuk memblokir penyelundupan daging dan karkas melalui darat, laut dan udara.<br /><br />“Inspektur dan pejabat di semua fasilitas karantina menerapkan tindakan tersebut dengan serius dan dengan demikian kecil kemungkinan wabah hewan masuk ke Thailand. Kebijakan itu juga akan meningkatkan standar keamanan pangan dan menciptakan kepercayaan di antara konsumen,” katanya, seperti dikutip dari Pattaya Mail.<br /><br />Baca Juga: 870 Kg Daging Selundupan Asal Malaysia Digagalkan, Ada Ancaman Flu BurungHimbauan Bagi Masyarakat untuk Tidak Ragu Konsumsi Daging Sapi Beku Impor<br /><br />Lebih lanjut, Sorawit menjelaskan bahwa seluruh ternak impor yang akan diperjualbelikan harus disertifikasi keamanan pangan dan dinyatakan dalam kondisi bebas penyakit oleh laboratorium atau produsen produk ternak.<br /><br />Banyak negara diperbolehkan untuk mengekspor produk ternak mereka ke Thailand, seperti Australia, Selandia Baru, Jepang, Perancis, Belgia, Belanda, Inggris, Amerika Serikat, dan Argentina. Sekitar 20 negara lainnya ingin mengekspor produk ternak ke Thailand karena mereka menganggap negara ini sebagai pintu gerbang Asia Tenggara.<br /><br />Beberapa produk ternak yang ingin diekspor ke Thailand adalah daging sapi, babi, ayam, daging asin, ham Parma dan salami.<br /><br />Video Terkait&nbsp;<br /><br />
+
SariAgri - Direktorat Jenderal Departemen Pengembangan Peternakan Thailand telah memberlakukan kontrol ketat pada impor daging untuk mencegah masuknya hewan berpenyakit ke negara itu.<br /><br /> [http://pixelscholars.org/engl202-022/members/hencork90/activity/1391035/ http://pixelscholars.org/engl202-022/members/hencork90/activity/1391035/] <br /><br />Direktur jenderal Sorawit Thanito mengatakan bahwa dia telah memerintahkan inspektur dan pejabat karantina nasional untuk memblokir penyelundupan daging dan karkas melalui darat, laut dan udara.<br /><br />“Inspektur dan pejabat di semua fasilitas karantina menerapkan tindakan tersebut dengan serius dan dengan demikian kecil kemungkinan wabah hewan masuk ke Thailand. Kebijakan itu juga akan meningkatkan standar keamanan pangan dan menciptakan kepercayaan di antara konsumen,” katanya, seperti dikutip dari Pattaya Mail.<br /><br />Baca Juga: 870 Kg Daging Selundupan Asal Malaysia Digagalkan, Ada Ancaman Flu BurungHimbauan Bagi Masyarakat untuk Tidak Ragu Konsumsi Daging Sapi Beku Impor<br /><br />Lebih lanjut, Sorawit menjelaskan bahwa seluruh ternak impor yang akan diperjualbelikan harus disertifikasi keamanan pangan dan dinyatakan dalam kondisi bebas penyakit oleh laboratorium atau produsen produk ternak.<br /><br />Banyak negara diperbolehkan untuk mengekspor produk ternak mereka ke Thailand, seperti Australia, Selandia Baru, Jepang, Perancis, Belgia, Belanda, Inggris, Amerika Serikat, dan Argentina. Sekitar 20 negara lainnya ingin mengekspor produk ternak ke Thailand karena mereka menganggap negara ini sebagai pintu gerbang Asia Tenggara.<br /><br />Beberapa produk ternak yang ingin diekspor ke Thailand adalah daging sapi, babi, ayam, daging asin, ham Parma dan salami.<br /><br />Video Terkait&nbsp;<br /><br />

Revision as of 21:10, 11 October 2021

SariAgri - Direktorat Jenderal Departemen Pengembangan Peternakan Thailand telah memberlakukan kontrol ketat pada impor daging untuk mencegah masuknya hewan berpenyakit ke negara itu.

http://pixelscholars.org/engl202-022/members/hencork90/activity/1391035/

Direktur jenderal Sorawit Thanito mengatakan bahwa dia telah memerintahkan inspektur dan pejabat karantina nasional untuk memblokir penyelundupan daging dan karkas melalui darat, laut dan udara.

“Inspektur dan pejabat di semua fasilitas karantina menerapkan tindakan tersebut dengan serius dan dengan demikian kecil kemungkinan wabah hewan masuk ke Thailand. Kebijakan itu juga akan meningkatkan standar keamanan pangan dan menciptakan kepercayaan di antara konsumen,” katanya, seperti dikutip dari Pattaya Mail.

Baca Juga: 870 Kg Daging Selundupan Asal Malaysia Digagalkan, Ada Ancaman Flu BurungHimbauan Bagi Masyarakat untuk Tidak Ragu Konsumsi Daging Sapi Beku Impor

Lebih lanjut, Sorawit menjelaskan bahwa seluruh ternak impor yang akan diperjualbelikan harus disertifikasi keamanan pangan dan dinyatakan dalam kondisi bebas penyakit oleh laboratorium atau produsen produk ternak.

Banyak negara diperbolehkan untuk mengekspor produk ternak mereka ke Thailand, seperti Australia, Selandia Baru, Jepang, Perancis, Belgia, Belanda, Inggris, Amerika Serikat, dan Argentina. Sekitar 20 negara lainnya ingin mengekspor produk ternak ke Thailand karena mereka menganggap negara ini sebagai pintu gerbang Asia Tenggara.

Beberapa produk ternak yang ingin diekspor ke Thailand adalah daging sapi, babi, ayam, daging asin, ham Parma dan salami.

Video Terkait