Harga Cabai di Jayapura Tembus Rp140 Ribu

From SEDS-USA Wiki
Revision as of 21:35, 11 October 2021 by Fifthfrance7 (talk | contribs)
Jump to navigation Jump to search

SariAgri - Harga cabe rawit atau cabe kecil di Jayapura khususnya di pasar Hamadi masih tinggi yakni mencapai Rp140.000 per kg. 

Memang benar harga cabe rawit masih mahal karena pasokan terbatas dan cabe yang kami jual kebanyakan berasal dari Doyo, Kabupaten Jayapura, aku Amir salah satu pedagang yang berjualan di pasar Hamadi, di Jayapura, kepada Antara, Kamis (8/7).

https://notes.io/HMJD

Diakui, masih mahalnya harga cabe karena pasokan dari Koya dan Arso belum stabil akibat wilayah itu khususnya Arso sempat dilanda banjir.

Selama ini cabe rawit yang dijual berasal dari Arso dan Koya, namun karena pasokannya terbatas menyebabkan para pedagang membeli dari daerah lain termasuk dari luar Jayapura.

Baca Juga: Harga Sembako Daerah Ini Melambung, Cabai Rawit Naik Hingga Rp45 Ribu/Kg Harga Cabe Mulai Meroket Lagi di Daerah Ini

Bahkan terkadang cabe rawit didatangkan dari Makassar namun mungkin karena jaraknya relatif jauh karena diangkut melalui kapal sehingga kualitasnya kurang bagus hingga masyarakat enggan membelinya, aku Amir yang ditambahkan rekannya Siti. 

Siti mengaku ada juga cabe rawit dari Serui namun saat ini sudah tidak masuk lagi termasuk dari Merauke.

Walaupun harga cabe rawit masih tinggi namun harga cabe lainnya seperti cabe besar dan padang turun yakni Rp40 ribu per kilogram, harga tomat Rp23 ribu per kilogram, wortel lokal Rp20 ribu per kilogram, buncis Rp12 ribu per kilogram, kol Rp10 ribu per kilogram.

perdagangan internasional muncul akibat adanya kesamaan dalam

Bawang merah antarpulau Rp40 ribu per kilogram, bawang merah lokal Rp30 ribu per kilogram, harga bawang putih Rp40 ribu per kilogram.

"Harga hasil pertanian lainnya relatif tidak mengalami kenaikan, dan hanya cabe rawit yang masih mahal,” kata Siti yang juga berjualan di pasar Hamadi, Jayapura.

Video terkait: