Langgar PPKM Darurat Penjual Pecel Belut Beromzet Rp1 Juta Kena Denda Rp5 Juta

From SEDS-USA Wiki
Jump to navigation Jump to search

SariAgri - Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah mungkin pribahasa yang pas untuk menggambarkan apa yang dialami pemilik warung pecel belut yang ada di Desa Plumbon, Mojolaban, Sukoharjo.

Pasalnya, omset hanya Rp1 juta tapi divonis denda Rp5 juta karena melanggar PPKM Darurat. Betapa tidak, warungnya tersebut menimbulkan kerumunan dan tidak melaksanakan aturan take away selama PPKM Darurat.

Eko Agus Wijayanto sang pemilik warung hanya bisa tertunduk lesu saat diganjar hukuman denda Rp5 juta subsider 2 bulan kurungan oleh PN Sukoharjo yang menggelar secara virtual, Selasa (13/7/2021).



"Saya sebenarnya keberatan dengan denda hukuman ini, sehari saja pendapatan hanya Rp1 juta ini dendanya Rp 5 juta,” ungkap Eko usai sidang di Kantor Satpol PP Sukoharjo dan di PN Sukoharjo.

Eko dinyatakan terbukti bersalah melanggar Perda nomor 10 tahun 2021, tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit, di wilayah Sukoharjo. 

Untuk diketahui, sidang tipiring pelanggaran PPKM Darurat mulai hari Selasa (13/7/2021) akan dilaksanakan setiap hari satu perkara, dengan sidang virtual.

Untuk penyidik Satpol PP dan reskrim Polres Sukoharjo bersama terdakwa, berada di Kantor Satpol PP, sedangkan Hakim ada di kantor PN Sukoharjo dan jaksa penuntut ada di kantor Kejaksaan Sukoharjo.

Baca Juga: Para Pedagang dan Pasar Tradisional Kompak Sukseskan 'Sehari di Rumah Saja'Jelang PPKM Darurat, Pasar Hewan Bojonegoro Dipadati Ribuan Orang

"Selama PPKM Darurat ini Satpol PP Pemkab Sukoharjo mendapati ada 602 pelanggaran, baik itu kerumunan, masker, prokes maupun jam buka. Baik itu di pasar, toko modern, hiburan, objek wisata dan kerumunan lainnya. Untuk pelanggar yang memenuhi unsur tipiring disidangkan," terang Kasat Pol Sukoharjo, Heru Indarjo, didampingi Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Sapto Tarjono.

Dikatakan Heru, selama ini Satpol PP bergerak bersama TNI/Polri dalam hal ini Kodim 0726/Sukoharjo dan Polres Sukoharjo, melakukan patroli untuk menertibkan aturan PPKM darurat.

"Setiap hari selama pemberlakuan PPKM darurat, patroli dilakukan empat kali sehari. Kita pastikan masyarakat tertib melaksanakan aturan PPKM, hal ini juga demi kebaikan bersama agar pandemi segera berakhir,” tegas Heru.

berita harga jual porang terkini Sementara itu Kasat Reskrim AKP Sapto mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho mengatakan, Polres Sukoharjo siap memback up langkah langkah penegakan perda nomor 10/2021.

"Pada prinsipnya kita bersinergi untuk menegakkan aturan PPKM darurat, bilamana ada temuan pelanggaran kita siap memback up untuk penindakan secara hukum,” tegas Kasat Reskrim. 

 Video terkait: