Menteri Teten Ungkap Modus Operandi Rentenir yang Jerat Pelaku Usaha Kecil

From SEDS-USA Wiki
Jump to navigation Jump to search

SariAgri - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan pemerintah terus mendorong koperasi pasar untuk mengembangkan diri menjadi entitas bisnis pilihan. Hal ini sebagai upaya mengembangkan koperasi pasar modern dan menekan keberadaan praktik rentenir atau tengkulak pasar.

"Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) didorong aktif dan bersinergi untuk meregulasi para pedagang pasar agar tidak mencari modal ke para rentenir atau tengkulak," ujar Menkop UKM Teten Masduki.

Teten mengungkapkan permasalahan yang seringkali muncul dalam kegiatan usaha pasar adalah keberadaan rentenir atau tengkulak yang menjerat pelaku usaha kecil seperti pedagang di pasar tradisional dengan beban utang tinggi.

berita nilai ekspor

"Modus operandi yang sering dipakai adalah dengan mengatasnamakan diri sebagai koperasi," ungkapnya.

Baca Juga: Ekspor Buah Dikenakan Tarif Tinggi, Kemenkop Janji Perjuangkan PenurunanDisiapkan, Koperasi Pemasaran untuk Serap Produk Pertanian

Untuk itu, Teten mengingatkan pentingnya bersama-sama mengawasi praktik di lapangan dengan melakukan beberapa langkah.

Pertama, meningkatkan awareness atau literasi keuangan masyarakat melalui sosialisasi dan publikasi imbauan melalui media sosial.

Kedua, masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui berbagai cara seperti cek nomor Badan Hukum KSP dari Kemenkum dan HAM (termasuk legalitas ijin usaha dari OSS), cek ke Dinas KUMKM setempat dan Kemenkop dan UKM (melalui sistem ODS dan NIK). Jika terkait dengan pinjaman online, dapat dicek melalui sistem di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait daftar fintech yang resmi.

Ketiga, pengawasan terpadu melalui Satgas Waspada Investasi agar penanganan kasus dapat diupayakan secara kolaboratif dengan Kementerian atau lembaga terkait termasuk aparat penegak hukum setempat.

Teten berharap Inkoppas beserta Pusat Koperasi Pedagang Pasar dan Koperasi Pedagang Pasar dapat terus hadir sebagai role model koperasi modern. Tidak hanya mensejahterakan seluruh stakeholders, namun juga mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam upaya terus menyempurnakan proses bisnisnya.

"Di samping itu juga, Inkoppas harus selalu peka terhadap isu terbaru, tren pasar, serta relevansi di zaman yang sangat dinamis ini," tandasnya.

Video terkait: