PPKM Darurat Pasar Leuwiliang Bogor Akan Awasi Prokes Pedagang

From SEDS-USA Wiki
Jump to navigation Jump to search

SariAgri -  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlaku di Jawa dan Bali rupanya tidak mempengaruhi jam operasional di Pasar Leuwiliang Kabupaten Bogor.

Menurut Kepala PD Pasar Leuwiliang Aldino, selama ini di pasar tradisional sudah sesuai aturan yang ditetapkan PPKM Mikro yakni tutup pada pukul 20.00 WIB. Namun ia mengatakan dengan adanya PPKM Darurat yang akan diberlakukan pada 3- 20 Juli 2021, tentunya pengawasan protokol kesehatan akan lebih diperketat.

Selain dengan mewajibkan para pedagang selalu menggunakan masker, ketersediaan tempat mencuci tangan setiap lapak harus juga tersedia.

"Untuk jam operasional memang kita jam 20.00 sudah mulai tutup sebelum adanya PPKM Darurat ini, namun untuk mencegah penyebaran covid 19 akan lebih diperketat protokol kesehatannya," ujar Aldino.

Ia menambahkan, untuk mengurangi jumlah pengunjung di pasar Leuwliang akan lebih diperketat dengan melibatkan satuan anggota polisi pamong praja dan petugas pasar.

Baca Juga: Jelang PPKM Darurat, Pasar Hewan Bojonegoro Dipadati Ribuan OrangJelang PPKM Darurat, Harga Cabai Merah Naik Jadi Rp58.000 per Kilo

"Mengingat pasar Leuwliang pasar lama yang disekitarnya banyak pemukiman jadi akses masuk ke pasar lebih banyak,"katanya.

http://maple.linppt.cc/home.php?mod=space&uid=2044812 Bahkan sejauh ini beberapa pedagang yang ada di pasar Leuwiliang sebagian sudah dilakukan vaksinasi di masing-masing Puskesmas.

"Meksipun belum semua tapi ada beberapa pedagang yang sudah divaksin untuk pedagang sayur di sini sekitar ada 1000 pedagang belum pedagang baju,"paparnya.

Ia menambahkan sejak adanya pandemi tidak sedikit pedagang yang berhenti berjualan di pasar Leuwiliang. "Paling saat ini yang ada selama adanya pandemi pedagang sayuran itu hanya ada 600 pedagang,"pungkasnya.

Video terkait: