Para Pedagang dan Pasar Tradisional Kompak Sukseskan Sehari di Rumah Saja

From SEDS-USA Wiki
Revision as of 02:55, 7 October 2021 by Patheffect9 (talk | contribs)
Jump to navigation Jump to search

SariAgri -  Meski tidak ada larangan untuk menutup usaha, para pedagang, pemilik toko, warung makan dan pasar tradisional kompak mendukung langkah Pemkot Salatiga yang menetapkan "Sehari di Rumah Saja" dengan menutup tempat usahanya.

Langkah para pedagang dan pengusaha itu pun mendapat apresiasi dari Pemkot Salatiga karena turut menyukseskan gerakan "Sehari di Rumah Saja" pada Minggu (4/7/2021).

Apresiasi disampaikan langsung Pemkot Salatiga melalui Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusuma Aji.

"Kami atas nama Pemerintah menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pedagang, pemilik toko, pemilik warung makan dan lain-lain yang turut mensukseskan program sehari di rumah saja dengan menutup tempat usahanya meski tidak ada larangan untuk buka usahanya," ujar Kusuma Aji.

Menurut Kusuma Aji, pemberlakuan libur hanya kepada pedagang pasar tradisional sesuai jadwal selama PPKM Mikro.

Dimana, dalam seminggu 13 Pasar Tradisional di Salatiga diharuskan libur secara bergilir dan dalam sehari seluruh Pasar Tradisional di Salatiga wajib tutup total untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

Baca Juga: PPKM Darurat Telah Diberlakukan, Ini Kata Pedagang Tanah Abang Jelang PPKM Darurat, Pasar Hewan Bojonegoro Dipadati Ribuan Orang

perdagangan internasional muncul akibat adanya kesamaan dalam

Begitu juga dengan tempat usaha di luar sektor pasar tradisional. Sesuai aturan PPKM Darurat dan SE Wali Kota terkait PPKM Darurat Kota Salatiga, sektor UMKM seperti RM, Resto atau warung boleh buka dengan melayani secara 'take away' dengan batas waktu hingga pukul 20.00 WIB.

Namun pada kenyataannya, selama PPKM Darurat berbarengan dengan 'Gerakan Satu Hari Di Rumah Saja' justru banyak pedagang tradisional yang harusnya dipersilakan berjualan memilih tetap tutup sesuai anjuran Surat Edaran (SE) Wali Kota Salatiga terkait PPKM Darurat versi Kota Salatiga.

perdagangan internasional

Dari pantauan, hanya Pasar Raya II Salatiga yang terlihat sejumlah pedagangnya membuka toko pakaian.

"Kami sangat mengapresiasi sekali. Ini berarti kesadaran pedagang sangat tinggi untuk mematuhi SE Wali Kota untuk 'Sehari di Rumah Saja' benar-benar dipatuhi," pungkasnya.

Aji berharap besar, dengan partisipasi pedagang, pemilik toko, RM, Resto dan beberapa Citywalk meliburkan usahanya membuat penurunan kasus Covid-19 di Salatiga.

Video terkait: