Sepi Pembeli Penjual Kambing Kurban di Demak Terancam Merugi

From SEDS-USA Wiki
Jump to navigation Jump to search

SariAgri - Jelang Hari Raya Idul Adha biasanya menjadi lahan panen para penjual hewan kurban. Namun sebaliknya, para penjual kambing di Demak ini merasa rugi karena tidak satupun kambingnya terjual.

Akibat sepi pembeli, para penjual kambing di Pasar Hewan Banjarsari Demak membawa kembali pulang kambingnya ke rumah.

Sepinya pembeli kambing kurban ini salah satunya akibat PPKM Darurat yang diberlakukan di Kabupaten Demak. 

"Biasanya seminggu jelang Idul Adha, sudah ramai pembeli. Tapi tahun ini sangat tragis, dari 30 ekor tidak satu pun terjual. Apalagi ini PPKM Darurat," keluh Totok, Sabtu (10/7).

perdagangan internasional muncul akibat adanya kesamaan dalam

Baca Juga: Waspada! Ini Penyakit Berbahaya yang Kerap Menyerang Hewan KurbanKebutuhan Hewan Kurban di Jabar Diprediksi Naik

perdagangan internasional muncul akibat adanya kesamaan dalam

Menurut Totok, meski harga kambing sudah diturunkan dari harga biasanya, namun tetap tidak membuat kambingnya laku. Bahkan nyaris tidak ada yang datang ke Pasar Hewan Banjarsari akibat PPKM Darurat.

perdagangan internasional

"Mungkin karena PPKM Darurat ini, nyaris tidak ada yang datang ke Pasar Hewan Banjarsari ini," tambah Totok.

Dengan kondisi ini, para pedagang kambing khawatir akan merugi, apalagi idul adha jatuh pada 20 Juli 2021 bersamaan berakhirnya PPKM Darurat.

"Ini sudah jelas merugi, apalagi PPKM Darurat sampai 20 Juli yang berbarengan jatuhnya Idul Adha," pungkas Totok.

Video terkait: